Kompresor screw merupakan salah satu mesin yang menghadapi tantangan besar dalam hal pelumasan. Hal ini disebabkan oleh seringnya mesin bekerja pada suhu tinggi, tekanan tinggi, serta banyaknya kontaminan yang bercampur dengan oli. Salah satu faktor terbesar dalam pelumasan kompresor adalah udara yang dikompresi. Pada kompresor screw, oli membanjiri ruang kompresi, sehingga udara bebas yang dikompresi akan bercampur dengan oli. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa oli yang digunakan mampu menangani udara dan tetap mempertahankan sifat pelumasnya.
MENGAPA MEMBUTUHKAN OIL ANALYSIS?
Sebagian besar pelumasan terhubung dengan sistem sirkulasi. Ini berarti pelumas mengalir melalui mesin, filter, separator, termasuk bearing, screw, dan lainnya. Saat melakukan sampling, kita dapat mengetahui gambaran tentang kondisi seluruh sistem mesin.
Ada tiga tujuan utama dari analisis oli: mengetahui kondisi aktual mesin dan umur pakai pelumas, memaksimalkan umur pakai mesin, serta meminimalkan gangguan.
PARAMETER ANALISIS PELUMAS KOMPRESSOR
Pada analisis oli, terdapat beberapa pengujian dan parameter yang tergantung pada lembaga laboratorium, namun umumnya yang diuji adalah:
- Viskositas
Viskositas beberapa cairan kompresor dari original equipment manufacturer (OEM) secara khusus dirancang untuk kebutuhan aplikasi kompresor tersebut. Jika terjadi perubahan signifikan pada viskositas pelumas atau melebihi batas yang ditentukan laboratorium, maka pelumas telah mengalami proses oksidasi. Semakin tinggi kenaikan temperatur saat kompresor bekerja, pelumas akan semakin mudah teroksidasi dan rusak. - Kontaminasi
Kontaminasi dari luar dan dalam mesin meliputi natrium (Na), silikon (Si), atau kontaminasi dari air. Kehadiran air pada mesin kompresor merupakan hal yang wajar, terutama pada mesin yang tidak beroperasi selama 24 jam. - Angka Asam (Acid Number/AN)
Angka asam merupakan indikasi dari sisa umur fluida. Peningkatan nilai asam menunjukkan degradasi oksidatif pelumas atau akumulasi kontaminan dari lingkungan yang parah. Hal ini menyebabkan aditif antioksidan bekerja lebih keras untuk menetralkan asam sehingga cepat habis. Selain memperpendek usia pelumas, kandungan asam yang tinggi juga akan mempengaruhi umur pakai komponen dalam mesin. - Wear Debris
Screw, bearing, maupun komponen pada kompresor memiliki umur pakai. Selalu ada partikel logam yang mengalami keausan meskipun pelumas memiliki pelindung oil film. Namun demikian, hal ini tidak menghilangkan umur pakai dari mesin. Dengan adanya laboratorium, kita dapat mengetahui kondisi mesin selain pengecekan eksternal seperti suara dan getaran.
BAGAIMANA CARA SAMPLING OLI YANG BENAR?
Gunakan pelumas sesuai spesifikasi atau saran dari manual book. untuk mendapatkan penawaran terbaik untuk perawatan dan kebutuhan suku cadang kompresor sekrup di seluruh Indonesia, khususnya untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Untuk melakukan sampling, ada berbagai lokasi yang dapat digunakan untuk mengambil sampel yang representatif. Jika Anda dapat menemukan siku pada saluran balik utama sebelum oli terkuras ke reservoir, ini dapat berfungsi sebagai lokasi pengambilan sampel utama yang baik karena akan memberikan gambaran singkat tentang seluruh sistem. Alternatif lain adalah melakukan sampling saat mesin dalam kondisi shutdown, agar saat di-drain, kontaminan dan air akan berada di bawah.
Dengan adanya laporan analisis berkala, diharapkan dapat membantu teknisi untuk mengetahui kondisi dan umur pakai dari pelumas maupun komponen mesin di dalamnya. Tentunya, didampingi oleh tenaga ahli di bidangnya, Surya Jaya Wijaya menawarkan layanan after sales berupa analisis oli gratis serta tenaga ahli untuk perbaikan ringan maupun overhaul kompresor screw dari semua merk. Hubungi kami untuk mengetahui kondisi mesin Anda.

