Memahami kondisi wire rope elevator sangat diperlukan karena berkaitan dengan keselamatan penumpang, apalagi dalam mobilitas tinggi, wire rope yang sering digunakan pastinya harus diperhatikan. Bentangan dan gesekan saat pengoperasian wire rope dapat mempengaruhi usia pemakaian wire rope tersebut. Lantas bagaimana cara memahami kerusakan pada wire rope?
MENGENAL WIRE ROPE ELEVATOR
Tali baja lebih banyak digunakan secara luas pada mesin-mesin pengangkut sebagai perabot pengangkat dibandingkan dengan rantai. Tali baja berfungsi untuk mengangkat dan menurunkan beban serta memindahkan gerakan dan gaya. Namun, untuk penggunaan pada elevator atau sering disebut juga dengan lift itu beda dengan wire rope biasa. Karena memang wire rope untuk lift atau elevator memiliki karakteristik lebih lentur atau tidak kaku. Salah satu kelebihan wire rope lift adalah mampu menahan beban yang berat dan di saat yang sama tetap fleksibel. Wire rope dapat menahan beban tekuk dari berbagai arah yang tidak mampu dilakukan oleh alat angkat lain sejenis seperti rantai chain.
KERUSAKAN PADA WIRE ROPE ELEVATOR
Wire rope memiliki umur pakai yang terbatas dan seiring waktu penggunaan, kemampuannya berkurang. Kemampuan wire rope berkurang akibat keausan, korosi, dan putusnya wire penyusun. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi masa pakai yaitu instalasi, cara penggunaan, dan perawatan yang dilakukan. Terdapat beberapa lokasi yang memerlukan perhatian khusus karena pada bagian tertentu dari wire rope kerusakannya dapat terjadi lebih cepat, yaitu:
- Bagian yang paling sering digunakan
- Bagian yang beroperasi di lingkungan ekstrem (temperature tinggi)
- Bagian drum yang memiliki tingkat keausan tinggi
- Titik pengangkatan (pick up point)
- End fitting wire rope
- Sheave wire rope
Ada banyak jenis kerusakan pada wire rope. Sedangkan kerusakan-kerusakan tersebut harus dianalisa lebih lanjut apakah harus diganti atau tidak. Sedangkan jenis-jenis kerusakannya adalah sebagai berikut :
- Broken Wire
Penyebab broken wire dapat antara lain beban melebihi kapasitas, beban kejut, dan getaran berlebih. - Perubahan Bentuk
Terjadi perubahan bentuk pada wire rope akibat beban kerja yang tidak rata atau faktor-faktor lainya. - Kerusakan Akibat Panas
Wire rope yang beroperasi di atas temperatur 300 C akan mengalami penurunan kekuatan tariknya. - Pengurangan Diameter
Pengurangan diameter dapat disebabkan oleh abrasi, korosi, atau putusnya core pada wire rope. - Korosi
Korosi pada wire rope dapat terjadi akibat tidak cukupnya pelumasan, teknik penyimpanan yang tidak tepat, dan akibat terpapar oleh asam dan alkali.
Seluruh wire rope harus dilakukan pemeriksaan rutin secara visual oleh teknisi lift yang berpengalaman. Pengamatan visual lebih berkonsentrasi pada kerusakan yang umum seperti wirerope deformation/distortion, korosi, serta strand dan wire yang putus yang bisa dilihat secara visual. Apabila kerusakan tersebut ditemukan, wire rope harus direkomendasikan diganti atau dilakukan inspeksi yang lebih mendalam. Pemeriksaan visual ini sebaiknya dilakukan secara ruitn dengan teknisi lift yang berpengalaman, salah satunya dapat dilakukan dengan kontrak perawatan rutin berkala setiap bulannya.
Berikut ulasan mengenai kerusakan pada wire rope. Selalu patuhi standard keamanan yang disarankan teknisi berpengalaman agar keselamatan penumpang Anda terjaga dengan baik. Bagi kalian yang saat ini sedang ada kebutuhan akan jasa maintenance elevator ataupun sparepart wire rope yang berkualitas atau jika Anda tertarik dengan merk elevator SJEC kami, konsultasikan disini.

